Cerita Sex Mbak Lastri Horny | Hasrat Sex
Obat Pembesar Penis VIMAX

Cerita Sex Mbak Lastri Horny

Alt/Text Gambar Alt/Text Gambar

Hasrat Sex Menyediakan konten khusus cerita dewasa berupa : sex tante hot, cerita abg mesum, sex memek perawan, sex sedarah nyata, ngentot janda horny disertai foto bugil – Mbak Lastri Horny. Bertemu kembali dengan mbak Lastri dia sedang melaksanakan dinasnya selama 3 hari dan sayangnya aku bisa bertemu dengan satu hari saja tapi gak apa apa lah ketimbang tidak bertemu aku menghampiri mabak Lastri di warung dekat rumahnya setelah mengobrol pendek diketahui suaminya sedang berada di luar kota dan hanya mertuanya dirumah.

Cerita Dewasa Mbak Lastri Horny

cerita sex perselingkuhan, cerita perselingkuhan terbaru, cerita perselingkuhan ibu rumah tangga, cerita cerita perselingkuhan, cerita perselingkuhan ibu, cerita perselingkuhan di kantor, cerita ngesek perselingkuhan, cerita perselingkuhan wanita, cerita perselingkuhan istriku, cerita perselingkuhan bergambar, cerita mesum perselingkuhan, cerita perselingkuhan dengan tetangga, perselingkuhan cerita, cerita perselingkuhan sampai hamil, cerita perselingkuhan tetangga, cerita hubungan perselingkuhan, cerita perselingkuhan terpanas, cerita birahi perselingkuhan, cerita bokep perselingkuhan

Aku paham akan mksd dr Mbak Lastri ini. Pastilah dia ingin merasakan kenikmatan lagi drku. Akhirnya kami menyusun rencana,yaitu esok hari Mbak Lastri berpamitan kepada Ibu mertuanya untuk pergi mengurus orderan kateringnya,dan sekalian ke rumah pelanggannya untuk mengajarkan memasak. Keesokan harinya,setelah menunggu kabar dr Mbak Lastri,akhirnya jawaban melegakan datang.

Mbak Lastri mendapat ijin keluar sehari untuk mengurus kerjaannya. “Mas,kermh skrg ya.. Udah dapet ijin dr Mama mertua.

Tp aku alasannya,Mas yang nganterin. Jadi biar dia ngga curiga.”,terang Mbak Lastri saat dia menelponku.

“Oh…sekarang ya…? Oke,aku kesana. Naik apa ?”,tanyaku. “Naik mobilku aja,Mas.”,jawabnya. Telepon kututup,aku segera bersiap2 dan berjalan menuju rumah Mbak Lastri yang tak jauh dr rumahku. Dsna sudah menunggu iruang tamu,Mbak Lastri dan Ibu mertuanya.

Karena sudah kenal pula dgn ibu mertua Mbak Lastri,maka tak susah aku mennjawab semua pertanyaan yg dilontarkan. Dan beruntungnya,ibu mertuanya percaya dgn smua yg kukatakan. Setelah mendapat ijin,kami segera meluncur. ditengah jalan kami berdiskusi mau kmn dan di hotel mana. Karena,Mbak Lastri masih takut apabila masuk ke hotel2 disekitaran kota ini.

Akhirnya sepakatlah kami menuju sebuah hotel yg jaraknya sekitar 20km dr kota kami,kearah dataran tinggi. ( Bagi yang pnh ke Bany*wangi,pasti tahu Alas Kumitir,dan di daerah bernama Kalib*ru ada sebuah cottage dsna. )

Kami segera meluncur ketmpt tsb,dan segera CI pada pukul 7 pagi. Kami hanya memesan untuk sewa 12 jam. Karena rencana kami pulang sekitar pukul 5-6 sore. Setelah CI,kami bergegas masuk kekamar yg berfasilitas lengkap tsb.

Segera kami pesan BF ( Breakfast ya,bkn Blue Film… ) via tlp,dan sarapan pagi dikamar. Setelah sarapan,kami ngobrol2 sejenak. Setelah ngobrol,Mbak Lastri duduk di ranjang menonton acara musik di Tv,sedang aku masih berbaring disebelahnya.

Kuamati tubuhnya yang saat itu memakai T-shirt dan Jeans ketat. Sambil bercanda,kutepuk sesekali pantatnya yang montok itu. Mngkn karena sudah horny atau apa,Mbak Lastri ikutan berbaring disebelahku. Kami berbaring bersebelahan. Dia menatapku,dan aku menatapnya. Akhirnya,kami berciuman dengan lembut.

Semakin lama,Mbak Lastri melumat bibirku semakin liar. TErkadang dihisap kecilnya lidahku. Sambil berciuman,kusingkap kaos yang dipakainya,dan kuremas payudara montoknya. Dia masih mengenakan Bra. Perlahan kulepas pengait bra nya dr blkng,dan terlepaslah…

Gunung besar itu akhirnya bernafas dengan lega. Masih mengenakan kaos tanpa bra,kuremas2 payudara Mbak Lastri. Lalu kubaringkan dia terlentang,dan kulepas kaosnya. Sungguh indah payudara itu….. Besar,putih,kenyal,dgn puting coklat muda.

Langsung saja kuhisap puting yang menggoda itu. kumainkan dengan lidahku hingga Mbak Lastri mendesah pelan. Bbrp menit aku netek,akhirnya kuhentikan proses minum susu gantung itu. Kubiarkan Mbak Lastri melepas celana berikut CD nya.

Sedang aku sendiri jg melepas semua pakaianku,dan kulempar sembarangan. Kami berdua sudah telanjang bulat. Kembali aku menciumi payudara Mbak Lastri,dan sesekali kuhisap putingnya. Jilatan lidahku semakin lama merambat kebawah. Kujilati daerah pangkal paha Mbak Lastri yang bersih itu. Lalu,kuhentikan jilatanku tepat di bibir vaginanya.

Hmmm….wangi sekali…. Memang bau vagina Mbak Lastri ini harum,tidak spt kebnykn vagina lainnya. Mngkn karena perawatan yg dilakukan Mbak Lastri yg sangat rutin itu. Bulu jembinya dicukur gundul,hingga tampak jelaslah indahnya vagina Mbak Lastri. Kubuka bibir vaginanya dgn jariku,dan kumasukkan lidahku perlahan2 kedalamnya.

Mbak Lastri terdengar mendesah,kala lidahku memasuki lubangnya. Lalu,kumainkan klitoris Mbak Lastri dengan lidah,kujilat2 kecil dan itu membuat Mbak Lastri menggelinjang kegelian. “Ugghh…..mazz…..ahh….”,desahnya tiap kali kusentuh klitorisnya dengan lidahku.

Aku cukup lama menikmati vagina Mbak Lastri,karena memang vaginanya itu istimewa buatku. Bbrp menit kemudian,kusudahi adegan jilmek tsb. Krn vagina Mbak Lastri sudah basah kuyub. Mbak Lastri msh dlm posisi terlentang.

Segera setengah kududuki dadanya,dan kujepitkan penisku yang sudah tegang di tengah2 belahan payudara Mbak Lastri yg montok. Mbak Lastri segera menjepit penisku,dan aku bergerak maju mundur perlahan.

Tak lama,kusodorkan penisku ke wajah Mbak Lastri,tepatnya ke arah mulutnya. Mbak Lastri langsung saja menghisap kepala penisku. LAlu,dikulumnya penisku hingga batang penisku hampir masuk ke dalam mulut Mbak Lastri semua.

Setelah itu,kembali kujepitkan penisku itu,dan aku gerakkan maju-mundur. Setelah bbrp menit,Mbak Lastri memintaku terlentang. Aku nurut saja. Dan kemudian,Mbak Lastri kembali menghisap penisku dengan liar. Tidak cukup lama Mbak Lastri menikmati penisku,dia langsung menindih tubuhku. Dipegangnya penisku dan diarahkan menuju bibir vaginanya.

Digesek-gesekkan sebentar lalu dimasukkannya kepala penisku. Mbak Lastri mendesah kala penisku mulai memasuki vaginanya secara perlahan. Ditekannya kebawah hingga penisku terbenam seluruhnya didalam vagina Mbak Lastri yang hangat dan lembut itu.

Setelah itu baru Mbak Lastri bergoyang naik-turun layaknya menunggang kuda. Semakin lama semakin cepat goyangan mbak Lastri,kadang dia jg menggerakkan pinggulnya memutar. Ini baru terjadi bbrp hari yg lalu,saat suami Mbak Lastri kembali berdinas keluar kota selama 4 hari.

Cuman sayangnya,aku baru bisa exe dengan Mbak Lastri hanya sehari,krn hari2 lain meski tak ada suami,namun ada Ibu mertua Mbak Lastri dirmhnya. Alhasil,kami hanya sempat “bergumul” dr pagi sampe sore saja,itupun berlokasi dihotel.

( Mending drpd nggak sama skali ) Tak sengaja,hari itu aku bertemu Mbak Lastri diwarung dekat rumah. Akhirnya kami ngobrol sejenak,dan Mbak Lastri mengatakan klo suaminya sedang keluar kota,tp dirmhnya ada Ibu mertuanya.

Aku paham akan mksd dr Mbak Lastri ini. Pastilah dia ingin merasakan kenikmatan lagi drku. Akhirnya kami menyusun rencana,yaitu esok hari Mbak Lastri berpamitan kepada Ibu mertuanya untuk pergi mengurus orderan kateringnya,dan sekalian ke rumah pelanggannya untuk mengajarkan memasak.

Keesokan harinya,setelah menunggu kabar dr Mbak Lastri,akhirnya jawaban melegakan datang. Mbak Lastri mendapat ijin keluar sehari untuk mengurus kerjaannya. “Mas,kermh skrg ya.. Udah dapet ijin dr Mama mertua.

Tp aku alasannya,Mas yang nganterin. Jadi biar dia ngga curiga.”,terang Mbak Lastri saat dia menelponku.

Oh…sekarang ya…? Oke,aku kesana. Naik apa ?”,tanyaku. “Naik mobilku aja,Mas.”,jawabnya.

Telepon kututup,aku segera bersiap2 dan berjalan menuju rumah Mbak Lastri yang tak jauh dr rumahku. Dsna sudah menunggu iruang tamu,Mbak Lastri dan Ibu mertuanya. Karena sudah kenal pula dgn ibu mertua Mbak Lastri,maka tak susah aku mennjawab semua pertanyaan yg dilontarkan.

Dan beruntungnya,ibu mertuanya percaya dgn smua yg kukatakan. Setelah mendapat ijin,kami segera meluncur. ditengah jalan kami berdiskusi mau kmn dan di hotel mana. Karena,Mbak Lastri masih takut apabila masuk ke hotel2 disekitaran kota ini.

Akhirnya sepakatlah kami menuju sebuah hotel yg jaraknya sekitar 20km dr kota kami,kearah dataran tinggi. ( Bagi yang pnh ke Bany*wangi,pasti tahu Alas Kumitir,dan di daerah bernama Kalib*ru ada sebuah cottage dsna. )

Kami segera meluncur ketmpt tsb,dan segera CI pada pukul 7 pagi. Kami hanya memesan untuk sewa 12 jam. Karena rencana kami pulang sekitar pukul 5-6 sore. Setelah CI,kami bergegas masuk kekamar yg berfasilitas lengkap tsb.

Segera kami pesan BF ( Breakfast ya,bkn Blue Film… ) via tlp,dan sarapan pagi dikamar. Setelah sarapan,kami ngobrol2 sejenak. Setelah ngobrol,Mbak Lastri duduk di ranjang menonton acara musik di Tv,sedang aku masih berbaring disebelahnya.

Kuamati tubuhnya yang saat itu memakai T-shirt dan Jeans ketat. Sambil bercanda,kutepuk sesekali pantatnya yang montok itu. Mngkn karena sudah horny atau apa,Mbak Lastri ikutan berbaring disebelahku. Kami berbaring bersebelahan.

Dia menatapku,dan aku menatapnya. Akhirnya,kami berciuman dengan lembut. Semakin lama,Mbak Lastri melumat bibirku semakin liar. TErkadang dihisap kecilnya lidahku. Sambil berciuman,kusingkap kaos yang dipakainya,dan kuremas payudara montoknya.

Dia masih mengenakan Bra. Perlahan kulepas pengait bra nya dr blkng,dan terlepaslah… Gunung besar itu akhirnya bernafas dengan lega.

Masih mengenakan kaos tanpa bra,kuremas2 payudara Mbak Lastri. Lalu kubaringkan dia terlentang,dan kulepas kaosnya. Sungguh indah payudara itu….. Besar,putih,kenyal,dgn puting coklat muda.

Langsung saja kuhisap puting yang menggoda itu. kumainkan dengan lidahku hingga Mbak Lastri mendesah pelan. Bbrp menit aku netek,akhirnya kuhentikan proses minum susu gantung itu. Kubiarkan Mbak Lastri melepas celana berikut CD nya.

Sedang aku sendiri jg melepas semua pakaianku,dan kulempar sembarangan. Kami berdua sudah telanjang bulat. Kembali aku menciumi payudara Mbak Lastri,dan sesekali kuhisap putingnya. Jilatan lidahku semakin lama merambat kebawah.

Kujilati daerah pangkal paha Mbak Lastri yang bersih itu. Lalu,kuhentikan jilatanku tepat di bibir vaginanya. Hmmm….wangi sekali…. Memang bau vagina Mbak Lastri ini harum,tidak spt kebnykn vagina lainnya.

Mngkn karena perawatan yg dilakukan Mbak Lastri yg sangat rutin itu. Bulu jembinya dicukur gundul,hingga tampak jelaslah indahnya vagina Mbak Lastri. Kubuka bibir vaginanya dgn jariku,dan kumasukkan lidahku perlahan2 kedalamnya. Mbak Lastri terdengar mendesah,kala lidahku memasuki lubangnya.

Lalu,kumainkan klitoris Mbak Lastri dengan lidah,kujilat2 kecil dan itu membuat Mbak Lastri menggelinjang kegelian. “Ugghh…..mazz…..ahh….”,desahnya tiap kali kusentuh klitorisnya dengan lidahku.

Aku cukup lama menikmati vagina Mbak Lastri,karena memang vaginanya itu istimewa buatku. Bbrp menit kemudian,kusudahi adegan jilmek tsb. Krn vagina Mbak Lastri sudah basah kuyub. Mbak Lastri msh dlm posisi terlentang.

Segera setengah kududuki dadanya,dan kujepitkan penisku yang sudah tegang di tengah2 belahan payudara Mbak Lastri yg montok. Mbak Lastri segera menjepit penisku,dan aku bergerak maju mundur perlahan.

Tak lama,kusodorkan penisku ke wajah Mbak Lastri,tepatnya ke arah mulutnya. Mbak Lastri langsung saja menghisap kepala penisku. LAlu,dikulumnya penisku hingga batang penisku hampir masuk ke dalam mulut Mbak Lastri semua.

Setelah itu,kembali kujepitkan penisku itu,dan aku gerakkan maju-mundur. Setelah bbrp menit,Mbak Lastri memintaku terlentang. Aku nurut saja. Dan kemudian,Mbak Lastri kembali menghisap penisku dengan liar.

Tidak cukup lama Mbak Lastri menikmati penisku,dia langsung menindih tubuhku. Dipegangnya penisku dan diarahkan menuju bibir vaginanya. Digesek-gesekkan sebentar lalu dimasukkannya kepala penisku. Mbak Lastri mendesah kala penisku mulai memasuki vaginanya secara perlahan.

Ditekannya kebawah hingga penisku terbenam seluruhnya didalam vagina Mbak Lastri yang hangat dan lembut itu. Setelah itu baru Mbak Lastri bergoyang naik-turun layaknya menunggang kuda. Semakin lama semakin cepat goyangan mbak Lastri,kadang dia jg menggerakkan pinggulnya memutar. Mbak Lastri tampak menikmati sekali.

Baru sekali ini dia melakukan anal,tp sudah bs menikmatinya. Setelah bbrp lama,kucabut penisku. LAlu kubaringkan dia dalam posisi menyamping membelakangiku. Kuangkat kaki kirinya keatas,dan kembali kumasukkan penisku kedalam lubang pantatnya.

“Mppphh…mpphh…….uhhhh……”,desahnya manja. Mbak Lastri tampak masih mengeksplorasi klitorisnya dengan jari. Bbrp menit kemudian… “Mass….aku…keluar…..massss……aggghhh….. ..”,erangnya lagi. Segera kumasukkan penisku kedalam vaginanya,agar dapat merasakan hangatnya cairan Mbak Lastri melumuri seluruh batang penisku.

Matanya terpejam,dan dia mengerang panjang dan keras. Tanda dia mencapai orgasme keduanya. Setelah dia orgasme,kembali kami berdoggy-ria. Kubenamkan penisku kedalam vaginanya. Kusudahi anal kali ini.

Kudorong maju-mundur penisku didalam vaginanya dengan cepat. Blm sampai satu menit,Mbak Lastri ingin mengulum penisku katanya. “Mas…sini aku emut dulu….”,katanya. Segera kucabut penisku,dan kusodorkan kemulutnya.

Dia kembali mengulum penisku. Tak cukup lama memang. Lalu,kembali kali ini kutidurkan terlentang. MOt lagi. Krn Mbak Lastri memang tidak terlalu suka gaya aneh2. MOT lah jadi pilihan akhir. Kubuka kedua kakinya,dan kumasukkan penisku kedalam vaginanya yang tampak kemerah-merahan dan basah.

Segera kugerakkan dengan cepat,agar lahar panasku cepat keluar. “Dikeluarin dimana,Mbak…?”tanyaku.

“Didalem aja,mass…..cepetan…”,jawabnya. Gilaa…..nie binor suka banget dimuncratin sperma vaginanya…!!! Akhirnya kugerakkan cepat hingga ototku seakan mengejang. Dan….

CROOTT…CROOTTT…CRROOOTTT….cRROTTT…!!!! Spermaku memenuhi rongga vagina Mbak Lastri. Lalu,kucabut,dan kusodorkan kemulutnya. Mbak Lastri segera menjilatinya. Dan menghisap kepala penisku.

Memastikan tak ada sisa lelehan sperma yg keluar dr lubang kecil diujung kepala penisku itu. Nikmat sekali………!!!! Kulihat setelahnya,spermaku sebagian meleleh keluar dari vagina Mbak Lastri.

Lalu,akupun terkulai lemas disebelahnya. Kupeluk Mbak Lastri,dan dia menyandarkan kepalanya diatas dadaku.

Spt layaknya suami istri… Padahal suaminya sedang pergi dinas… Akulah penggantinya… “Keluarnya banyak banget tadi…”,katanya.

“Hehehehe….Ohh..ya,gmn tadi analnya ?”,tanyaku. “Agak sakit sih..tapi enak koq…”,jawabnya kalem.

“Baru pertama kali ?” tanyaku. “Nggak jg. Suamiku juga kadang2 suka gitu. Cuma ga lama.”,katanya.

“ohh…. nanti plg sore ya. Jam 5 kan sesuai rencana ?”,tanyaku.

“He’em…mas.”,jawbnya. Setelah itu,kami istirahat sebentar,dan saat terjaga kami kembali mengulangi adegan mesum itu.

Dosa memang meniduri istri orang. Tapi ini kan si istri yang minta,jadi ya lain cerita. yang penting nikmat aja. Mana Mbak Lastri cantik lg. Sapa jg ga mau. Setelah 3 kali ML,kamipun pulang menuju rumah pada pukul 5 sore. Entah kpn lagi aku akan dapat kesempatan menikmati tubuh Mbak Lastri,binor sebelah rumahku.
Cerita Sex 2016 | Cerita Dewasa | Cerita Mesum | Cerita Ngentot | Cerita Tante Sange | Cerita ABG Bispak | Cerita Memek Perawan | Cerita Sedarah | Cerita Telanjang | Tips Bercinta | Foto Hot Bugil