Cerita Sex Bidan Amel | Hasrat Sex
Obat Pembesar Penis VIMAX

Cerita Sex Bidan Amel

Alt/Text Gambar Alt/Text Gambar

Hasrat Sex Menyediakan konten khusus cerita dewasa berupa : sex tante hot, cerita abg mesum, sex memek perawan, sex sedarah nyata, ngentot janda horny disertai foto bugil – Bidan Amel. Seorang bidan yang bertugas di desa pedalaman malang, setelah lulus dari perkuliahannya dia menjadi bidan desa, dia masih muda umurnya kira kira 24 tahun , dengan postur yang menggairahkan amel membuat para mata lelaki terpesona, Amel cewek yang cantik dan kulitnya terjaga, dan ada salah satu pria yang bisa menaklukan Amel, namanya Angga.

Cerita Dewasa Bidan Amel

kumpulan cerita sex perkosaan, cerita perkosaan sadis, cerita perkosaan nikmat, cerita perkosaan bergambar, cerita perkosaan paksa, cerita perkosaan enak, cerita perkosaan mahasiswi, cerita nyata perkosaan, cerita cerita perkosaan, cerita perkosaan pelajar, cerita perkosaan nyata, cerita perkosaan di hotel, cerita perkosaan wanita, cerita orang perkosaan, cerita perkosaan baru, cerita cinta perkosaan, cerita perkosaan pacar

Angga adalah pacarnya,bekerja di salah satu perusahaan yang ada di kota malang.Mereka merencanakan untuk menikah setelah Amel memberikan keperawanannya kepada angga,tapi mereka hanya 1 kali melakukannya,mereka berjanji tidak akan melakukannya lagi sampai mereka menikah 1 tahun lagi.

Hari pertama Amel di desa itu, cukup jauh perjalanan yang dia tempuh dari kota malang,angkutan umum pun jarang sekali ada d desa ini,Amel diantar oleh angga menuju puskesmas untuk berkenalan dengan pegawai yang lain dan kemudian menuju ke rumah dinasnya yang berada cukup jauh dari puskesmas.

Amel di temani oleh Dewi dan Erna yang juga seorang bidan PTT. dan juga dikenalkan dengan tetangganya Pak Dewa ketua RT di desa itu,Pak Dewa sangat di segani oleh warga nya,sebenarnya dia mau di calonkan sebagai kepela desa,tapi dia menolaknya,dengan alasan sudah banyak memiliki urusan,Pak Dewa berusia 54 tahun,dia mempunyai 2 orang istri yang keduanya lebih muda kira2 10 tahun darinya,maklum Pak Dewa mempunyai banyak lahan perkebunan dan pertanian.

Pak Dewa di tugaskan oleh kepala desa untuk membantu Amel dan temannya yang lain apabila memerlukan bantuan,dengan alasan rumah Pak Dewa lebih dekat dengan rumah dinas mereka. Bersama Dewi dan Erna, Amel sering bergantian ke rumah2 warga untuk membantu ibu2 yg mau partus normal ataupun mengobati bayi yang sakit.

Untuk bertugas ke desa yang jauh,Pak Dewa lah yg sering mengantarkan Amel atau temannya yg lain,karena mereka tidak mempunyai motor.tapi dengan senang hatinya pak dewa selalu siap sedia mengantarkan bidan2 tersebut.

Suatu ketika Amel bertugas mau ke rumah warga yang hendak partus,karena larut malam,Amel takut sendirian berangkat,teman2nya pun sudah tidur,beruntung saat Amel keluar rumah,dia melihat Pak dewa duduk di teras sambil merokok dan minum kopi,Amel pun meminta bantuan kepada pak Dewa.

Sejak saat itu Amel dan Pak dewa lebih akrab,Amel selalu mengandalkan pak dewa untuk menemaninya bertugas,mungkin karena pak dewa memiliki kewibaan dan badan yg kekar sehingga Amel merasa lebih terlindungi.

Karena seringnya Amel berboncengan dengan pak dewa dan jalanan yg rusak,Amel sering berpegangan ke pinggang pak dewa,dan dada Amel terus menerus bergeskan dengan punggung pak dewa, walaupun Amel tidak menyadarinya,sebenarnya pak dewa mulai menyukai amel dan nafsunya semakin menggebu2 setiap kali membonceng amel.selain amel cantik, pak dewa pun selalu merasakan kekenyalan dada amel.

Namun Amel mempunyai perasaan yg berbeda,dia hanya menganggap pak dewa adalh sosok yg diseganinya dan selalu di hormatinya. Saat malam minggu,Amel baru saja pulang dari tugasnya,setelah selesai mandi dengan handuk putih yang melilit tubuhnya,Amel mendengar ketukan dari pintu,dengan santai Amel membuka pintu,ternyata adalah pak dewa.

“Oo..pak Dewa,,silahkan masuk pak..”. Setelah masuk pak dewa duduk di kursi.

“Ada apa ya pak?,,”Amel bertanya sambil menutupi belahan dadanya yg sedikit terbuka.

“Nda’ apa2,,cuma mau mampir saja,sambil bawakan nasi goreng ini,,kok kelihatn sepi,,?mba dewi sama mba erna kemana,,?”.

Pak dewa bertanya sambil matanya jelalatan seperti mencari sesuatu. “Wah bapak kok repot2 begini,makasih ya pak.. mmm,,dewi sama erna pulang ke kota,katanya kangen sama orangtua,,kalau begitu,saya mau ganti baju dulu,bapak mau minum apa?”..kata Amel sambil berjalan menuju kamarnya yang dekat dengan ruang tamu.

“Begitu ya,tidak usah repot2 mba,cukup air putih saja,,apa mba Amel nda’ kangen juga sama ibunya,,?” pak dewa berkata sambil menyalakan sebatang rokok sampoerna.

“sebenarnya kangen sii,,tapi ortu saya lagi ada di bandung,terpaksa deh saya tinggal sendirian disini,,”Amel pun keluar dari kamarnya dengan membawa air aqua gelas dan makanan kecil.

Mata pak dewa tercengang saat melihat amel keluar dengan pakaian serba minimnya,amel memakai gaun tidur warna putih tanpa lengan dan celana yang pendek sepaha. Lalu amel berbincang2 dengan pak dewa sambil makan nasi goreng yang di beli pak dewa, tiba2 saja hujan dengan lebatnya,amel pun menutup pintu karena takut dengan kilat2 yang menyambar.

Karena sudah akrab,mereka berbincang2 kesana kemari dari masalah pekerjaan sampai masalah seks. bagi Amel,seks adalh hal yang biasa dan pak dewa bukan orang lain baginya. Lalu perlahan2 pak dewa pun menggeser duduknya mendekati Amel, amel pun membiarkannya,karena dia tidak curiga sama sekali.

“Mba amel,saya rasa mba sudah cukup umur untuk menikah, apa pacar mba belum merencakannya..?”.

“Iya pak,sebenarnya saya sudah kepingin menikah,tapi mas angga masih terlalu sibuk sama pekerjaannya,mungkin karena dia baru beberapa bulan di terima bekerja di perusahaan..yaa,,saya tunggu saja..”.

“Wah,kalau begitu mba sabar saja dulu,,ngomong2 baju tidur mba bagus sekali,boleh saya pegang kainnya,,?barang kali nanti mau belikan istri2 saya yang kaya gini..”.

“Boleh,ini,,”kata amel sambil memajukan badannya ke hadapan pak dewa. Tapi,bukannya memegang kain baju amel, pak dewa malah mengelus2 perut amel dari luar. Sontak Amel pun terkejut dan sedikit menjauh,

“Yee,,bapak kok elus2 perut saya,,?saya kan tidak hamil pak”.. Kemudian pak dewa kembali mendekati amel,,

”Bapak minta maaf,bapak kira amel sudah hamil,,hehe” pak dewa tersenyum bercanda sambil memegang tangan amel.

“Enak aja bapak bilang gitu,saya kan belum menikah,,”Amel berkata sambil melepas genggaman tangan pak dewa secara perlahan.

“Jangan begitu,malu saya pak,,masa bapak begitu..?” amel menambahkan. “Mba sih terlalu cantik, badan mba membuat saya nafsu, bapak kan jadi gemes sama mba,,mba amel mirip sama syahrini,yg d tv2 itu lo,,”.

Pak dewa mulai mengeluarkan rayuan2nya. “Masa sih pak? Saya rasa, bapak berlebihan deh,,”. amel pun merasa tersanjung karena di puji2 oleh seseorang yg di hormatinya. Pak dewa semakin mendekati dan melingkarkan tangannya ke bahu amel.

”Jangan begini pak, nanti ketahuan istri2 bapak, lagian saya mengannggap bapak sudah seperti bapak saya sendiri.,,”.

”Mba tenang saja,istri saya kalaupun tahu nda’ akan berani marah,,bapak sangat menyukai mba amel lebih dari apapun,,”.

Amel hanya tersenyum sambil memandangi pak dewa. ”maafkan saya pak,,saya bukan istri bapak,dan saya tidak mau jadi istri bapak,,kan bapak sudah punya 2 istri”. Amel berkata dengan sopan. Amel melepaskan tangan dewa dari tubuhnya,

Tapi dewa tidak menyerah,dia kemudian meniupkan nafasnya ke tengkuk amel yg di tumbuhi rambut halus,dan telinga sampai dada amel. Amel bergidik merasa geli, lalu dewa membelai2 rambut amel yg panjang dengan lembut.

Karena suasana mendukung,hawa dingin karena hujan, dan bubuk perangsang yg di masukkan dewa ke dalam nasi goreng amel, maka amel pun terbawa hanyut dalam pelukan pria yg hampir seusia ayahnya itu. Amel terbawa arus gairah laki2 itu,badannya panas dingin karena sentuhan2 dewa..

Dengan amelrnya tangan dewa, dia memasukkan jari2nya ke dalam baju amel dan meremas2 bongkahan dada yg tidak terlalu besar namun sangat menggairahkan dan juga kenyal. Sementara mulut dewa menempel di bibir amel yg kemerah2an,lidahnya menyusup mencari2 lidah amel, cukup lama mereka berciuman dengan penuh nafsu, amel pun hanya bisa mendesis,,”Sssshh,,Paak,,”.

Walaupun hujan deras di luar sana, amel mengeluarkan keringat, terlihat wajah Amel memerah menahan nafsu. ”Sssshh,,Apa yg mau bapak lakukan ke saya,,,? Kenapa badan saya begini pak,,?”. Dewa pun tersenyum mendengar perkataan amel,,menandakan bahwa amel sudah pasti takluk di pelukannya. Kemudian dewa menggendong amel ke kamar, dan membaringkannya d ranjang.

”Apa mba amel bersedia untuk saya cumbui malam ini,,?” dewa berkata sambil melepas kaosnya dan celana panjangnya. ”Jangan paak,,! saya masih perawan..”. Amel masih sempat berpikir dengan akal sehatnya, dia berbohong kepada dewa agar dewa merasa kasian dan menghentikan kelakuannya.

”Tenang sayang,,saya akan pelan2..”. Bukannya kasihan tapi dewa semakin antusias ingin cepat meniduri amel. Dan amel semakin tidak berdaya saat dewa mulai menindihnya. Kembali dewa mengulum bibir amel yg merekah pasrah. Dewa membuka baju amel, terpampang lah tubuh bagian atas amel yg indah. Amel hanya mendesis dan memejamkan matanya saat celananya di tarik dewa.

Amel terlihat malu karena dia tinggal mengenakan BH dan CD berwarna putih saja. Dewa kemudian bergerak menciumi pipi, leher, telinga, dan dada amel berulang ulang kali,,amel tak kuasa di perlakukan seperti itu, kedua tangannya mulai memeluk tubuh dewa.

”Aaahh..Paak, Jangan begini,,Amel geli..”. Dewa berhenti sebentar untuk melepas kaitan BH amel,dan saat terlepas, dewa kagum melihat puting payudara amel yg sudah membesar mencuat ke atas berwarna merah muda,, langsung di hisapnya puting sebelah kanan, sedangkan puting yg sebelah kiri di main2kan dengan jari dewa.

Amel mengeluh saat dewa menjilat2 putingnya, ”Uuuuh.,,Mmm,,.. Sudah pak, amel ngga’ tahan, Ssshh,,”. Tangan dewa menarik keluar CD amel yg sudah cukup basah, kembali dewa mengagumi kemolekan tubuh bidan ini, vagina nya memerah merekah, mungkin karena kulitnya yg puting. di daerah sekitarnya tumbuh bulu2 halus,tapi tidak lebat.

Langsung saja mulutnya menciumi bibir vagina dengan buasnya,, ‘Ssllurp ssllurp,,’ terdengar bunyi mulut dewa sedang beradu kenikmatan dengan vagina amel,,

”Aahhh,,aahh,, Ssshh,,”. Amel memegangi kepala dewa dengan erat,sedangkan kepalanya sendiri bergerak ke kiri dan ke kanan menahan nafsu. Dengan jari telunjuknya, dewa mulai mengucek2 amelng vagina amel,sontak amel pun semakin meracau ”Aaaghh,,apa itu paak yg ada d vagina Amela,,Uuuhh..”. Dewa malah menjawab pertanyaan amel dengan cara memasukkan lidahnya ke lobang Amel.. ”Uuuu,,,Amel pengin pipiiis,,Aaaghhh,,”.

Akhirnya amel pun mengalami orgasme yg cukup deras hanya karena cumbuan dewa di vagina nya.. Dewa terus menerus mengisap2 cairan amel sambil melepas celananya,mencuatlah penis dewa yg sudah tegang. ”Sekarang,tolong isapin penis bapak ya sayang”.

Amel terkejut melihat penis dewa yg terlalu besar baginya, karena penis angga pacarnya tidak sebesar dan sepanjang itu. ”Kenapa kontol bapak besar banget pak?,,saya takut..”.

Amel berkata sambil mengocok2 penis dewa, sesekali memasukkannya ke dalam mulutnya dan di isap2nya.

”Mba tenang saja,bapak akan memberikan kenikmatan yg besar juga”. Dewa menenangkan Amel dan merasakan nikmatnya hisapan amel yg cantik ini. Puas dengan mulut amel, dewa pun merubah posisi kembali menindihnya sambil membuka kedua paha amel.

”Pelan ya pak”, amel khawatir. Sedikit demi sedikit kepala penis dewa memasuki lobang amel, ”Sshhh,,paak, Aduuh..”, amel merasakan vaginanya mulai terisi oleh penis dewa. ”Aaaaaghh,,perih paak”, Dengan sekali sentakan penis dewa masuk semuanya ke dalam vagina amel yg terus beranggaut2.

Cukup lama dewa mendiamkan penisnya d dalam vagina amel,setelah amel mulai menggeamelt2 barulah dewa melakukan penetrasi,mengeluar masukkan dan memutar2 mencari2 titik kenikmatan amel.

”Ouh,,Sssh,,Enak sekali kontol bapak,, teruus, masukkan lebih dalam, Aahhhhh..”. Amel begitu menikmati genjotan2 dewa yg mulanya dia tolak. ”Vagina kamu juga enak, lebih enak daripada punya istri2 saya, jarang ada vagina seperti punya kamu yg bisa menyedot penis bapak terus2an begini, Ouhh..”.

Dewa kemudian membalik badan amel agar posisi menungging, kembali di sodok dewa lobang kenikmatan itu dari belakang. Susu amel menggantung dengan indahnya sambil diremas2 oleh dewa. ”vagina saya rasanya penuh paakk,,Aaaahh,,Aaaaah,,”.

Tak berapa lama kemudian amel memuncratkan Cairan maninya saat orgasmenya yg kedua, menyusul dewa juga tidak dapat menahan kenikmatan karena pijatan2 vagina amel. Banyak sekali sperma yg di muntahkan dewa kedalam rahim amel, rasa hangat yg amel rasakan.

Merekapun roboh,diam tanpa suara sambil berpelukan. Akhirnya dewa dapat menaklukkan dan memuaskan amel gadis impiannya walaupun dia curiga bahwa amel tidak perawan lagi. Amel terus menerus disetubuhi oleh dewa sampai menjelang pagi, 4 ronde percintaan yg mereka lakukan.

Vagina amel dipenuhi dan diisi terus menerus oleh dewa. Amel pun sadar dia akan segera hamil, karena waktu itu adalah masa suburnya. Besok paginya amel terbangun tanpa sehelai benangpun menutupi tubuhnya, pak dewa sudah tidak ada lagi di sampingnya, mungkin sudah pulang pikirnya.

Jam menunjukkan pukul 11 pagi, terdengar ada ketukan pintu, amel mengira itu adalah pak dewa, ternyata saat dia bukakan pintu, betapa kagetnya amel yg datang adalah Angga,pacarnya. Angga menjemput Amel untuk pulang ke kota, dan melamar Amel untuk menjadi istrinya,

Amel pun menerimanya. Akhirnya selang 3 minggu Amel sudah menikah dengan Angga tapi Amel tidak akan bisa melupakan kenangan nikmat yg telah diberikan oleh Pak Dewa.

Cerita Sex 2016 | Cerita Dewasa | Cerita Mesum | Cerita Ngentot | Cerita Tante Sange | Cerita ABG Bispak | Cerita Memek Perawan | Cerita Sedarah | Cerita Telanjang | Tips Bercinta | Foto Hot Bugil